r

Wednesday, December 9, 2020

 

6 Fakta dari Mitos Penawar Covid-19 Menurut WHO

-Photo copyright by Shutterstock-


infomasi mengenai Corona virus baru (Covid-19) beredar luas di dunia maya dan nyata, salah satu yang sering muncul  adalah mitos mengenai penawar Covid-19. Informasi tersebut sudah setentunya tidak boleh langsung dipercayai, sebab tidak semuanya terbukti benar.  

Kita perlu memastikan terlebih dahulu sebelum mempercayai mitos tersebut, salah satunya mencari informasi dari sumber yang boleh dipercayai.

WHO telah pun menghuraikan beberapa fakta  mitos penawar Covid-19, 6 fakta dari mitos penawar Covid-19 menurut WHO seperti berikut:-

1. Makan bawang putih dapat mencegah Covid-19

Fakta: Makan bawang putih tidak mencegah Covid-19

Bawang putih merupakan makanan sihat yang mungkin mengandungi beberapa unsur antimikroba. Namun, belum adanya bukti dari wabak Covid19 saat ini bahwasanya memakan bawang putih mampu melindungi orang dari virus corona baru.

2. Vaksin pneumonia melindungi dari virus Covid-19


Fakta: Vaksin pneumonia tidak melindungi dari virus COVID-19

Vaksin adalah untuk melawan pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), tidak memberikan perlindungan terhadap virus corona baru.

Virus ini sangat baru dan berbeza sehingga memerlukan vaksin sendiri. Para penyelidik berusaha mengembangkan vaksin untuk memerangi Covid-19, dan WHO menyokong usaha mereka.

Walaupun vaksin ini tidak berkesan terhadap Covid-19, vaksinasi terhadap penyakit pernafasan sangat disarankan untuk melindungi kesihatan.

3. Pengering tangan berkesan dalam membunuh virus Covid-19



Fakta: Pengering tangan tidak berkesan membunuh virus Covid-19.

Pengering tangan tidak berkesaan membunuh virus Covid-19. Untuk melindungi diri anda sendiri, bersih tangan anda dengan kerap menggunakan sapu tangan berasaskan alkohol atau cuci dengan sabun dan air. Setelah membersihkan tangan anda harus mengeringkannya dengan teliti menggunakan tuala kertas atau pengering udara yang hangat.

4. Mandi air panas tidak mencegah Covid-19



Fakta: Mandi air panas tidak mencegah Covid-19

Mandi air panas tidak akan mencegah anda tertular Covid-19. Suhu tubuh normal tetap sekitar 36,5 ° C hingga 37 ° C, terlepas dari suhu mandi atau pancuran anda. Sebenarnya, mandi air panas dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membuat terbakar. Cara terbaik untuk melindungi diri anda dari Covid-19 adalah dengan sering-sering membersihkan tangan. Dengan ini, dapat menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan menghindari infeksi yang dapat terjadi saat menyentuh mata, mulut, dan hidung.

 

 5. Berjemur di bawah sinar matahari atau suhu yang lebih tinggi dari 25 ° C melindungi dari Covid-19



Fakta: berjemur di bawah sinar matahari atau suhu yang lebih tinggi dari 25 ° C tidak melindungi dari Covid-19, anda dapat tertular Covid-19 tidak peduli seberapa cerah atau panas cuacanya. Negara dengan cuaca panas telah melaporkan kasus Covid-19. Untuk melindungi diri anda sendiri, pastikan membersihkan tangan secara teratur dan menyeluruh dan hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.

6. Antibiotik dapat mencegah atau mengobati Covid-19



Fakta: antibiotik tidak dapat mencegah atau mengobati Covid-19, antibiotik hanya bekerja melawan bakteri, bukan virus.

Covid-19 disebabkan oleh virus, oleh karena itu antibiotik tidak boleh digunakan untuk pencegahan atau pengobatan.

Namun, jika anda dirawat di rumah sakit karena Covid-19, memungkinkan mendapat antibiotik karena koinfeksi bakteri mungkin terjadi.